Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

795 PPS KABUPATEN WONOSOBO MENGIKUTI PELANTIKAN DAN PEMBEKALAN! KPU DAN BUPATI WONOSOBO HIMBAU PENINGKATAN PEMANFAATAN DIGITALISASI.

Tepat pada hari Selasa, 24 Januari 2023 Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Wonosobo dilantik jumlah total anggota PPS adalah 795 anggota. Pelantikan ini diikuti oleh seluruh calon PPS yang diselenggarakan oleh KPU Wonosobo di Adipura Kabupaten Wonosobo dengan dihadiri beberapa tamu undangan dari dinas terkait. Tidak hanya pelantikan saja namun dilakukan juga pengambilan sumpah janji disertai dengan apel bersama.

Untuk proses yang dilakukan sebelumnya peserta mengikuti pengambilan video melalui sebuah drone sebagai salah satu bentuk apresiasi KPU Wonosobo. Untuk tulisan yang diangkat adalah "I ❤️ KPU" untuk proses pengambilan videonya diberi arahan.

Selesai pengambilan video apresiasi, dilanjutkan pelantikan. Setelah seluruh peserta berbaris sesuai dengan kecamatannya masing-masing kemudian dilakukan pembacaan penetapan nama seluruh anggota PPS dari masing-masing desa di Kabupaten Wonosobo. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa.

Lanjut pada acara inti pelantikan yang dipimpin oleh Ketua KPU Wonosobo yang melantik seluruh anggota PPS dan kemudian dilanjutkan pengucapan sumpah janji anggota PPS untuk menjalankan tugasnya dalam menyelenggarakan pemilu serentak di tahun 2024 di tingkat desa. Kemudian untuk berita acara pelantikan dilakukan secara simbolis dari 3 anggota PPS yaitu dari Desa Garung, Desa Kuripan, dan Desa Sukoharjo. Setelah pelantikan dilaksanakan, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KPU Wonosobo.

Untuk memaksimalkan kinerja anggota PPS dalan menjalankan tugasnya, tidak cukup untuk dilantik saja. Namun, dilanjutkan juga dengan kegiatan "Pembekalan Panitia Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2024 Se-kabupaten Wonosobo". Pembekalan ini dilakukan oleh setiap divisi dari Komisioner KPU Wonosobo. Untuk materi yang disampaikan adalah terkait kepemiluan mulai dari data informasi (datin), sumber daya manusia, teknis, hukum, dan lain sebagainya.

Dilanjutkan pembekalan yang disampaikan oleh Bupati Wonosobo yang memberikan perintah kepada para Badan AdHoc untuk memaksimalkan informasi terkait kepemiluan yang tujuannya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemilihan umum. Badan AdHoc juga diberikan tugas untuk selalu mensosialisasikan praktik pemilu yang bebas dari politic money.

Beberapa penyampaian materi pembekalan bisa ditarik kesimpulan untuk kegiatan pemilu di tahun 2024 lebih mengutamakan penggunaan teknologi, seperti pada sistem informasi melalui sosial media agar masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait pemilu melalui sosial media seperti Instagram sehingga diwajibkan juga untuk setiap Badan AdHoc mempunyai sosial media dan memberikan informasi selain sosialisasi di lapangan juga melalui sosial media yang ada.

Kemudian pemaksimalan teknologi juga diterapkan pada pendaftaran Badan AdHoc yang melalui aplikasi website yang bernama SIAKBA. Aplikasi ini tergolong baru, namun ini bisa menjadi langkah awal dalam memaksimalkan penggunaan teknologi. Kemudian saat ini untuk coklit juga diinput melalui smartphone yang disebut dengan E-Coklit. Tentunya dengan penggunaan teknologi saat ini yang semakin modern dapat memberikan juga pemahaman dan peran penting digital di era modern.

Kita sama-sama bekerjasama untuk menyukseskan pemilu serentak tahun 2024 yang bebas dari politic money.

AHMAD HAFID
AHMAD HAFID Berkompeten dalam digital marketing dengan keberhasilan kerjasama dengan beberapa perusahaan dan berhasil mendapatkan penghargaan Best Marketer dan Best Negosiator dalam kegiatan Eskalasi 2022.

Posting Komentar untuk "795 PPS KABUPATEN WONOSOBO MENGIKUTI PELANTIKAN DAN PEMBEKALAN! KPU DAN BUPATI WONOSOBO HIMBAU PENINGKATAN PEMANFAATAN DIGITALISASI."