Tips-tips Agar Tidak Menyesal Setelah Cukur Rambut - PojokGaul.com

PojokGaul.com

Blog Informasi gaul anak muda

Post Top Ad

Responsive Ads Here

10/19/2015

Tips-tips Agar Tidak Menyesal Setelah Cukur Rambut

Banyak banget yang setelah mencukur rambut malah nyesel, karena gak sesuai harapan.
Karena kesalahan mereka sendiri yang nggak ngasih tahu apa maunya ke si tukang cukur secara detail. Kalau udah salah model, mau gimana? Mau disambungin lagi rambut-rambut yang udah kecukur? Bro, plis.
Tukang cukur/barber juga manusia, bukan paranormal yang bisa tahu isi hati pelanggannya ketika cukur rambut. Jadi jangan berharap hanya dengan mengucapkan kalimat, “Pak, tipisin sampingnya aja ya”, terus hasilnya bisa sesuai keinginan. Bisa aja rambut samping kamu dicukur habis, sampai kulit kepalanya ikutan kecukur, sampai tengkorak pelipis kamu keliatan. Ya mana tahu.
Misal mau mendapatkan hasil yang sempurna, ubah dong cara komunikasi dengan si tukang cukur. Nih kalau masih malu dan bingung gimana cara ungkapin ke si
diatukang cukur. (cieee) Nih ada tips-tips sebelum cukur rambut.
Mulailah Perbincangan Kecil

Abang cukur via Barbershop
Selain tempat cukur, barbershop atau pangkas rambut asgar adalah salah satu tempat untuk berinteraksi sosial. Lebih dari itu, tempat cukur juga bisa jadi tempat yang pas untuk kamu yang mau curhatin gebetan. Jadi, mulailah berbincang-bincang dan bertanya-tanya ringan saat sedang dicukur. Tapi ingat, jangan menanyakan “Pak, bapak udah makan? Nanti makan siang sama aku ya?” atau membuat perbincangan yang menimbulkan tawa, bisa-bisa si tukang cukur nggak konsen terus pisau cukurnya tembus ke otak.
Deskripsikan Dengan Detil
Nike_MyTimeIsNow_Barbershop_01_original
Memulainya dengan kalimat “Kaya biasa aja ya, Pak” nggak akan membantu sama sekali. Biarpun langganan, kebanyakan dari tukang cukur akan lupa dengan gaya rambut terakhir pelanggannya. Pelanggannya pasti banyak, lagian sepenting apa kamu sampai si tukang cukur harus hapal model rambut terakhir kamu? Intinya, sampaikan model yang kamu mau se-detail mungkin ya.
Bawa Contoh Gambar
Untitled-3
Top Collection via Mbkaos
Misal sudah mendeskripsikan dengan detail masih terasa kurang, coba bawa contoh gambar model rambut yang diinginkan. Bawa 3-5 foto/gambar model rambut, bisa diambil dari majalah, internet, atau media lainnya. Tapi biasanya, barbershop pasti punya beberapa contoh gambar atau katalog model rambut, “70′ Top Collections”. Satu yang harus diingat, disaat memberikan referensi model rambut, jangan sekali-sekali berucap “Mukanya juga harus disamain kaya gini (nunjuk foto) ya, Pak!”
Fokus Mengamati Prosesnya
191120111044
Anak Kecil via Adusdd
Hal yang nggak kalah penting disaat cukur rambut! Amati setiap prosesnya. Disaat si tukang cukur melakukan tugasnya, biasanya pelanggannya malah sibuk main gadget, baca majalah, atau malah
push-up ketiduran. Jangan sungkan juga untuk sedikit mengarahkan misal potongan tukang cukurnya mulai agak melenceng, “Pak, itu kuping saya”. Jangan takut dibilang bawel, emangnya mau kuping hilang? Justru mereka malah senang kalau kamu banyak bicara biar hasilnya nanti memuaskan.
Berilah Feedback
Mack_barbershop_Stapleton.019
Orang Cukuran
Mau puas atau nggak, tetap berikan feedback ke mereka. Kalau nggak puas, cukup ucapkan terimakasih dan nggak perlu datang kesitu lain kali. Tapi kalau merasa hasilnya memuaskan, beri pujian ke tukang cukur atau jika perlu, berikan juga sedikit tips/uang tambahan dan dengan begitu si tukang cukur pasti merasa pekerjaannya dihargai. Jangan cuma komentar “Leh uga ni”, kalau kamu bilang gitu, fix alay.
Kesimpulannya, kalau belum menemukan tempat yang pas untuk upgrade gaya rambut, teruslah bereksperimen dengan 5 tips potong rambut tadi. Tapi ingat, harus gondrong dulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here