Mengapa Air laut Berbuih? - PojokGaul.com

PojokGaul.com

Blog Informasi gaul anak muda

Post Top Ad

Responsive Ads Here

6/26/2013

Mengapa Air laut Berbuih?



Samudera atau lautan tidak sepenuhnya hanya
terdiri dari air saja. Jika anda mengisi gelas
bening dengan air laut, maka anda akan melihat
bahwa air laut penuh akan partikel-partikel kecil
yang terlarut di dalamnya. Partikel yang
terlarut dalam air laut ini terdiri dari garam, protein, lemak, ganggang yang telah mati, dan
berbagai jenis bahan organik lainnya seperti ikan,
tumbuhan dan organisme mikroskopis, ekskresi
rumput laut dan bahkan dalam beberapa kasus
polutan.

Kesemua senyawa ini selanjutnya dapat
berfungsi sebagai surfaktan atau zat yang dapat
menimbulkan adanya busa atau buih, sama
seperti yang terdapat pada detergent yang biasa
kita gunakan untuk mencuci. Ketika air laut
teraduk oleh ombak dan gelombang, adanya surfaktan pada kondisi turbulen akan
memerangkap udara, dan selanjutnya
membentuk gelembung yang menempel satu sama
lain melalui tegangan permukaan dan membentuk
apa yang kita lihat sebagai buih atau busa di
lautan. Kumpulan ganggang merupakan salah satu dari
penyebab utama terjadinya buih atau busa pada
air laut. Oleh karena itu, jika suatu daerah di
lautan terdapat banyak ganggang, maka air laut
di daerah tersebut akan menghasilkan lebih
banyak buih atau busa dibanding dengan daerah lautan dengan jumlah ganggang yang lebih
sedikit.

Lalu kenapa buih paling sering dan paling banyak
kita jumpai di tepi pantai? Hal ini dikarenakan
ketika sejumlah besar kumpulan ganggang di
lepas pantai mati dan membusuk, sejumlah besar
dari materi ganggang yang telah mati ini akan
terbawa oleh gelombang dan mencapai tepian panta. Buih kemudian terbentuk karena bahan
organik ini "teraduk" oleh ombak di tepi pantai. Selain itu, produk manusia juga berkontribusi
terhadap terbentuknya buih atau busa di air
laut. Bahkan, kadang jika produk manusia ini
terakumulasi cukup banyak pada sungai atau
danau, air sungai atau danau tersebut juga
dapat berbuih seperti air di lautan. Produk manusia ini sendiri dapat mencakup berbagai
limbah rumah tangga, limbah dari peternakan,
limbah pabrik dan bahkan dari saluran
pembuangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here