6 Makanan Yang Mengganggu Kesehatan - PojokGaul.com

PojokGaul.com

Blog Informasi gaul anak muda

Post Top Ad

Responsive Ads Here

6/24/2013

6 Makanan Yang Mengganggu Kesehatan


VIVAlife - Kesibukan membuat seseorang lebih senang memilih makanan cepat saji. Efisiensi
waktu menjadi perhitungan, bagi mereka yang
memiliki kesibukkan dan tak sempat memasak.
Bukan rahasia pula, kalau makanan tersebut
tergolong asupan tak sehat. Secara umum, makanan cepat saji rendah
nutrisi, dan tinggi kalori. Tak hanya itu, bahan-
bahan industri di dalam makanan tersebut juga
berdampak negatif pada manusia. Berikut
sederet daftar makanan yang tergolong tak
sehat bagi Tubuh Anda seperti dikutip dari Epyk.com:

Nugget Ini merupakan salah satu makanan yang paling
mudah di hidangkan. Sayangnya, menu favorit
anak-anak ini tidak mengandung banyak nutrisi
alias rendah protein. Diketahui nugget mengandung lebih dari 50
persen lemak dan karbohidrat dibandingkan
protein. Ini karena ketika di goreng, nugget
dapat menyerap minyak lebih banyak. Karena
minyak mengandung lemak jenuh, kalau di
konsumsi rutin, dapat menyebabkan perubahan bentuk sel yang berkontribusi pada
perkembangan penyakit metabolik, diabetes tipe
2.

Soda Minuman ini sama sekali tidak mengandung gizi.
Satu gelas soda diketahui memiliki kadar gula
yang cukup tinggi, sekitar dua sendok makan.
Bahkan tak sedikit yang menggunakan pemanis
buatan. Dan dampaknya lebih buruk dari gula,
yakni dapat menyebabkan kerusakan hati, kadar gula darah dalam tubuh meningkat drastis, dan
obesitas. Bukan hanya itu, soda juga mengandung zat
asam yang paling kuat dan mampu membuat pH
basa tubuh menjadi asam secara alami.
Kemudian dapat mengembangkan sel-sel kanker
sekaligus menyerang sistem kekebalan tubuh.

Hot dog Seperti nugget, hot dog atau daging olahan lain
yang beredar di pasaran mengandung kadar
garam yang tinggi, MSG, natrium nitrat, dan
bahan pengawet tak sehat lainnya. Kebanyakan
konsumen tak menyadari mekanisme
pembuatannya, bahwa daging yang di proses pada tekanan tertentu dapat menghilangkan
kandungan nutrisi. Dengan kata lain, protein
dalam daging dapat berubah strukturnya karena
proses pemanasan tersebut.

Kue kering, muffin Selain mengandung kadar gula dan garam
tinggi, makanan tersebut juga mengandung
lemak trans atau lemak jenuh. Alasan para
produsen menambahkan lemak tersebut ke dalam
makanan karena faktor biaya produksi yang
jauh lebih murah, di bandingkan komposisi lemak sehat (tak jenuh) lainnya. Bukan hanya itu, lenak trans juga kerap
dikaitkan untuk 'memperpanjang usia' dan
memperbaiki tekstur makanan yang diproduksi.
Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah
makanan tersebut mengandung lemak trans
atau tidak, mulailah untuk memperhatikan label makanan.

Sereal Menu sarapan pagi paling populer ini diyakini
mengandung vitamin dan mineral. Pada
kenyataannya, kandungan nutrisi sereal memiliki
kualitas yang rendah. Kebanyakan sereal juga
sarat akan gula dan sirup (fruktosa) tinggi. Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan, sereal
(jagung) ternyata terbuat dari jagung
transgenik (penggabungan gen untuk
mendapatkan tanaman yang diinginkan) dapat
menyebabkan tumor pada tikus.

Bumbu Salad Kebanyakan bumbu salad mengandung fruktosa
karena biaya yang cukup murah dibandingkan
komposisi lainnya. Tak hanya itu, bumbu salad
juga mengandung lemak trans dan msg yang
membuat tubuh menjadi tidak sehat. Dengan demikian, sayuran segar yang
sebelumnya sehat, dapat menjadi tidak sehat
karena penambahan bumbu tersebut. Untuk itu,
salah satu cara agar tetap sehat ketika
mengonsumsi salad adalah dengan meracik
bumbu sendiri dan menyimpannya di kulkas. © VIVA.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here